Ulasan Program Studi Sarjana
Teknik Pengairan


ZEBRACROSS.ID - 03/05/2021

Teknik Pengairan merupakan program studi yang sangat langka, hanya ada satu di Universitas Brawijaya.

Gak bener-bener satu sih...

Di ITB juga ada prodi yang hampir sama yaitu Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Air.

Kedua prodi tersebut memang hampir sama, makanya bahasannya kita jadiin satu. Oke?

.

.

.

Mungkin ada pertanyaan, kenapa sedikit banget kampus yang membuka prodi ini?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita harus mulai dari sejarah berdirinya prodi ini. Prodi Teknik Pengairan di UB dulunya adalah peminatan pada Prodi Teknik Sipil yang pada Tahun 1976 berkembang menjadi prodi tersendiri.

Alasan prodi ini langka karena hanya di UB (dan belakangan ITB tahun 2012) peminatan pengairan berkembang menjadi prodi tersendiri, sementara di kampus lainnya bidang teknik pengairan masih menjadi bagian dari prodi teknik sipil.

Berbicara tentang Program Studi Teknik Sipil. Prodi ini memiliki cakupan ilmu yang sangat luas. Tidak hanya mempelajari tentang struktur bangunan, tapi juga transportasi, pengairan, lingkungan, dan masih banyak lagi.

.

.

.

Lalu, apa saja yang dipelajari di Prodi Teknik Pengairan?

Sama seperti teknik sipil yang belajar mengenai infrastuktur, mahasiswa prodi ini akan mempelajari banyak tentang konstruksi yang didasari oleh ilmu matematika dan fisika.

Konstruksi yang dipelajari bukan hanya konstruksi saluran irigasi tetapi juga infrasturktur di bidang pengairan lainnya seperti konstruksi pembangkit listrik tenaga air, drainase, waduk, waduh, wadidaw...

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa air adalah sumber kehidupan sehingga merupakan suatu hal yang sangat penting, tetapi dilain sisi banyak hal negatif yang bisa muncul jika kita tidak bijak dalam mengelola air.

Maka dari itu, di prodi ini juga akan diajarkan bagaimana melakukan penanganan terkait permasalahan-permasalan seperti banjir, sea water level (rob), kekeringan, degradasi lingkungan sungai dan danau, perubahan iklim, penurunan muka air tanah dan intrusi air laut, lahan kritis, hingga pemanfaatan energi terbarukan.

Secara garis besar Mahasiswa Prodi ini akan mempelajari perencanaan sarana dan prasarana sumber daya air hingga pengembangan dan pengelolaan sumber daya air tersebut.

.

.

.

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya bahwa prodi ini adalah cabang dari teknik sipil

Jadi biarpun prodinya langka atau sedikit, bukan berarti saingan bagi lulusannya di dunia kerja juga sedikit. Saingan dari lulusan prodi ini tentu saja adalah lulusan teknik sipil khususnya yang mengambil kosentrasi pengairan.

Tapi, tidak usah khawatir. Jika belajar dengan benar, tentu saja lulusan teknik pengairan memiliki komptensi yang lebih mendalam di bidang pengairan dibanding lulusan teknik sipil.

Saran kami, jika memang sudah menaruh minat di bidang infrastruktur dan pengelolaan sumber daya air, mending langsung saja masuk prodi ini.

Tapi, jika masih ragu-ragu ada baiknya kamu jangan terburu-buru.

Mungkin setelah membaca tuntas ulasan tentang prodi ini, kamu bisa membaca ulasan tentang prodi-prodi lainnya seperti teknik sipil atau bahkan prodi di bidang perariran dan kelautan.

Tapiiii sebelum itu, kenali lebih dalam lagi tentang Program Studi Teknik Pengairan dengan membaca ulasan ini sampai tuntas. Oke?

Semangat!

#1

Program Studi Sarjana Teknik Pengairan (Water Resources Engineering) Universitas Brawijaya berdiri pada tahun 1976. Sedangkan Program Studi Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Air yang berada di bawah Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) Institut Teknologi Bandung dibuka pada tahun 2012.


✤ Baca selengkapnya di pengairan.ub.ac.id & ftsl.itb.ac.id


#2

Bencana banjir menjadi bencana yang paling banyak menimpa daerah-daerah di Indonesia. Daerah aliran sungai (DAS) yang tidak difungsikan sebagai mestinya menjadi salah satu penyebab seringnya terjadi bencana banjir. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencatat, dari sekitar 17 ribu DAS di Indonesia, sebanyak 108 di antaranya berada dalam keadaan kritis.

Direktur Jenderal Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung KLHK Hilman Nugroho mengatakan, penyebab dari kritisnya DAS karena jumlah penduduk yang kian bertambah setiap tahunnya. Bahkan, mereka membuka lahan hinggake area hulu.


✤ Baca selengkapnya di databoks.katadata.co.id


#3

Delapan daerah di Indonesia rawan mengalami kekeringan seiring terjadinya kebakaran lahan dan musim kemarau. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia, Syamsul Maarif mengatakan, ke-8 daerah tersebut adalah Provinsi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.

✤ Baca selengkapnya di nasional.republika.co.id

Menggambar Konstruksi Bangunan Air

Memberikan dasar keterampilan menggambar bangunan air. Dasar-dasar penggambaran dan pembacaan gambar konstruksi, Nomenklatur, normalisasi dan simbol gambar bangunan pengairan, gambar garis, huruf, angka, dan gambar proyeksi, Denah dan potongan, Gambar jaringan dan saluran, Gambar bangunan air (pintu, bangunan sadap, bangunan bagi, bendung, bangunan terjunan, sipon, dan gambar konstruksi beton/baja sederhana).


Pemrograman Komputer Dasar

Memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam membuat modulmodul program komputer untuk menyelesaikan perhitungan dasar dibidang teknik yang ditulis dengan bahasa pemrograman komputer tingkat tinggi


Statistika Dasar

Memberikan pengetahuan mengenai prinsip–prinsip dasar statistik daripada teori probabilitas dan statistika serta untuk mengolah data hidrologi, hasil percobaan hidrolika, kualitas air, teknologi beton, mekanika tanah, dalam bidang teknik pengairan, serta memberikan dasar bagi Mata Kuliah Statistika II baik secara umum maupun yang menyangkut teknik pengairan terutama dalam bidang hidrologi.


Statistika Terapan

Memberikan pengetahuan untuk mengolah dan menguji data statistika yang berhubungan dengan teknik pengairan, terutama dibidang hidrologi.


Matematika Teknik Dasar-1

Memberikan konsep dan prinsip serta prosedur pengerjaan matematika guna mengarahkan pola berpikir dalam penyelesaian masalahmasalah keilmuan. Menumbuhkan sikap positip terhadap berpikir rasional dan memberikan persiapan untuk kuliah matematika II.


Matematika Teknik Dasar-2

Memberikan konsep dan prinsip serta prosedur pengerjaan matematika guna mengarahkan pola berpikir dalam penyelesaian masalah-masalah keilmuan. Menumbuhkan sikap positip terhadap berpikir rasional dan memberikan persiapan untuk kuliah Matematika III


Matematika Teknik Lanjut

Memberikan konsep dan prinsip serta prosedur pengerjaan matematika guna mengarahkan pola berpikir dalam penyelesaian masalah-masalah keilmuan. Menumbuhkan sikap positip terhadap berpikir rasional dan memberikan persiapan untuk kuliah Analisis Numerik.


Hidrolika Saluran Tertutup

Memberikan pengetahuan tentang konsep dan prinsip-prinsip dasar sifat aliran air, dengan pembahasan gaya hidro statistika serta pengaliran dalam pipa.


Hidrolika Saluran Terbuka

Memberikan pengetahuan tentang konsep dan prinsip–prinsip dasar sifat aliran air dan aplikasinya pada bangunan-bangunan pengairan. Memberikan dasar pengetahuan bagi Mata Kuliah Hidrolika Terapan


Hidrolika Terapan

Memberikan tentang aplikasi hidrolika aliran pada bangunan air dan dasar-dasar model fisik. Loncatan air, bangunan pengatur muka air, pelimpah, Rubberdam, Peredam Energi, Saluran kontrol dan transisi dan dasar-dasar model fisik.


Pengolahan Kualitas Air

Memberikan pengetahuan tentang upaya pengadaan air baku dan pengolahan limbah, meliputi kegiatan siri, perencanaan, pengoperasian dan pengelolaan.


Ilmu Ukur Tanah Dan Pemetaan

Memberikan pengetahuan tentang teori pengukuran dan kemampuan guna memahami berbagai jenis alat ukur dan fungsinya.


Sistem Informasi Geografis

Memberikan pengetahuan tentang teori pemetaan dan dasar kemampuan guna pembuatan peta


Mekanika Tanah Dasar

Memberikan pengetahuan tentang dasar-dasar teori sifat-sifat tanah dan kuat gesernya


Mekanika Tanah Lanjut

Memahami konsep tegangan efektif, teori rembesan dan menerapkannya pada perhitungan: rembesan dibawah bendung, keamanan bending akibat piping, akibat uplift (gaya angkat keatas) dan perhitungan rembesan pada tubuh bendungan.


Hidrologi Teknik Dasar

Memberikan dasar pengetahuan hidrologi untuk menunjang dan pengelolaan pengendalian bangunan-bangunan pengairan.


Hidrologi Teknik Terapan

Memberikan model-model hidrologi yang umum digunakan dalam perencanaan dan pengelolaan serta pengendalian bangunan-bangunan pengairan.


Rekayasa Pantai

Memberikan pengetahuan dasar tentang pemanfaatan daerah pantai. Makna dan ruang lingkup teknik pantai, persamaan dan sifat-sifat gelombang, refraksi, difraksi dan refleksi gelombang, fluktuasi muka air laut, gelombang angin, long shore transport, perencanaan bangunan pantai: Tembok laut (Sea wall), Pelindung tebing pantai (Revetment), Pemecah Gelombang (Break water), Groin (Groyne) dan jetty.


Morfologi Sungai

Memberikan dasar pengetahuan tentang sifat-sifat (karakteristik) sungai, permasalahan proyek sungai, Model sungai, serta perancangan bangunan sungai dan survey sungai


Rekayasa Sungai

Memberikan kemampuan menganalisis permasalahan sungai di Indonesia serta membuat rancangan perbaikan sungai


Struktur Statis Tertentu

Memberikan pengusaan teori mekanika teknik dalam hal kekuatan, kekakuan dan stabilitas untuk memecahkan persoalan bangunan pengairan.


Kokoh Tegangan

Memberikan penguasaan teori mekanika teknik dalam hal kekuatan, kekakuan dan stabilitas untuk memecahkan persoalan bangunan pengairan


Rangka Batang

Memberikan penguasaan teori mekanika teknik dalam hal kekuatan, kekakuan dan stabilitas untuk memecahkan persoalan bangunan pengairan.


Struktur Statis Tak Tentu

Memberikan pengusaan teori mekanika teknik dalam hal kekuatan, kekakuan dan stabilitas untuk memecahkan persoalan bangunan pengairan.


Teknik Pondasi

Dapat menentukan jenis penyelidikan tanah yang sesuai untuk perencanaan pondasi, dapat merencanakan pondasi dangkal dan pondasi dalam, dapat merencanakan dinding penahan tanah.


Konstruksi Baja I

Memberikan pengenalan baja sebagai bahan bangunan, standart, prinsip dan prosedur dalam perancangan konstruksi baja. Memberikan dasar pengetahuan struktur baja untuk mengikuti perkuliahan Konstruksi Baja II.


Konstruksi Baja II

Memberikan konsep, prinsip dan prosedur perhitungan konstruksi baja dalam bangunan-bangunan teknik pengairan.


Konstruksi Beton I

Memberikan pengertian tentang beton dan pengetahuan tentang campuran beton, merancang penampang beton sederhana dengan metode elastis.


Konstruksi Beton II

Memberikan prinsip dan prosedur perhitungan konstruksi beton dalam bangunan-bangunan keairan. Memberikan keterampilan dalam menghitung, menggambar dan memeriksa rancangan konstruksi beton bangunan keairan.


Manajemen Konstruksi

Memberikan pengetahuan dasar tentang prinsip-prinsip dan teknik-teknik manajemen serta aplikasinya pada persoalan yang berhubungan dengan pengaturan pelaksanaan proyek


Konstruksi Bendungan I

Memberikan dasar pengetahuan tentang dasar-dasar perencanaan bendungan urungan. Pokok Bahasan : Macam, sifat bendungan urungan; Penentuan dimensi dan spesifikasi bendungan urungan, sigi dan penyelidikan dalam perancangan; Analisis data; rencana perbaikan pondasi; Perencanaan tubuh bendungan; rembesan dan dampaknya; Tinggi jagaan; Perlindungan tebing; Analisis stabilitas; Kajian berbagai kegagalan konstruksi bendungan tipe urungan; Sistem pengelak banjir untuk pelaksanaan konstruksi.


Konstruksi Bendungan II

Memberikan dasar pengetahuan perencanaan bangunan pelengkap bendungan dan pengetahuan tentang macam-macam bendungan

Pokok Bahasan : Perancangan dan perhitungan; Beragam tipe bangunan pelimpah, ambang pelimpah, saluran peluncur, peredam energi, pelimpah bebas, pelimpah samping, pelimpah peluncur, pelimpah terowongan, pelimpah siphon; Morning Glory; Bangunan pengambilan; Bendungan beton gravitasi. Bendungan buttres; Bendungan busur.


Perencanaan Jaringan Irigasi

Memberikan pengetahuan dan keterampilan untuk memahami permasalahan, menganalisis dan merancang kebutuhan air irigasi dan sistem pemberian air irigasi, dan memahami permasalahan, menganalisis dan merancang sistem jaringan irigasi dan bangunan pelengkap dijaringan irigasi di Indonesia.


Bangunan Irigasi

Memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat perancangan bangunan utama irigasi dan bangunan pelengkapannya.


Sistem & OP Jaringan Irigasi

Memberikan konsep, prinsip dan prosedur dan pemeliharaan sistem dan tata irigasi di Indonesia. Memberikan ketrampilan dalam perancangan sistem irigasi non gravitasi


Sistem Drainasi

Memberikan pengetahuan dasar mengenai konsep dan prinsip drainasi serta ketrampilan dalam perencanaan sistem drainasi lahan persawahan.


Rancangan Drainasi

Memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam menganalisis permasalahan dan merancang drainase bawah permukaan, drainasi lahan non persawahan.


Pengelolaan Air Tanah

Memberikan pengetahuan tentang air tanah, aquifer serta pemanfaatan air tanah. Pokok Bahasan : Terjadinya air tanah, sifat batuan yang mempengaruhi air tanah, pendugaan air tanah, pemanfaatan air tanah. Hidrolika aliran air tanah aliran tunak searah, aliran tunak radikal. Pemompaan air tanah dan pengaruhnya.


Transportasi Sedimen

Memberikan pengertian tentang konsep, prinsip dan prosedur perhitungan transportasi sedimen berikut aplikasi penerapannya dalam bangunan pengairan.


Reklamasi

Memberikan pengetahuan dasar tentang teknologi reklamasi lahan dengan titik berat lahan rawa untuk keperluan pertanian. Pokok Bahasan : Definisi, tujuan dan macam reklamasi. Teknologi reklamasi dan kasus reklamasi di Indonesia; Pengantar teknologi reklamasi untuk daerah pemukiman, industri dan perumahan; Reklamasi guna persawahan pasang surut. Perkembangan reklamasi pasang surut di Indonesia. Data guna reklamasi daerah pantai. Pasang surut air laut.


Geologi Teknik

Memberikan dasar pengetahuan tentang batuan dan sifat-sifat struktur, peta-peta geologi untuk keperluan pekerjaan teknik pengairan. Pokok Bahasan : Konsep dasar geologi dan relevansinya dengan bidang teknik pengairan, macam-macam batuan dan pembentukannya, komposisi dan sifat-sifat fisiknya, Pengertian: Folds, structure discontinuities; proses pelapukan, erosi, transportasi dan deposisi batuan, Peta topografi, peta geologi, pengambilan contoh batuan, pengantar geo hidrologi, definisi gempa dan pengelompokan jenis gempa.


Pembangkit Listrik Tenaga Air

Memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam perancangan dan pengelolaan pusat listrik tenaga air. Pokok Bahasan : Makna dan prinsip Teknik Listrik Tenaga Air; Karakteristik beban dan faktor pusat listrik; Pemilihan lokasi; Kriteria perencanaan; Penentuan debit andalan, debit turbin, tinggi dan faktor pusat listrik; tinggi jatuh efektif; macam daya yang dihasilkan; Perhitungan daya teoritis. Daya turbin, dan daya generator; Perhitungan surge tank;...


Ekonomi Teknik

Memberikan dasar pengetahuan tentang prinsip-prinsip ekonomi dan penerapannya dalam proyek-proyek teknik pengairan. Membentuk sikap positif terhadap pendekatan ekonomi dalam penyelesaian permasalahan dibidang teknik pengairan.


Pengelolaan Das

Memberikan dasar pengetahuan filsafat, permasalahan dalam zatzat pengembangan sumber daya air di Indonesia. Pokok Bahasan : Pengertian umum tentang sumber daya air dan landasan hukum tentang pengembangan sumber daya air di Indonesia. Azas–azas pengembangan sumber daya air; pemanfaatan, pengendalian dan pelestarian. Pemanfaatan sumber daya air untuk: pembangkit listrik, penyediaan air domestik dan industri, navigasi, pariwisata dan irigasi. Pengendalian sumber daya air untuk: banjir dan limbah.


Perencanaan Dan Pengelolaan Waduk

Memberikan pengetahuan tentang prinsip dan prosedur perencanaan kapasitas tampungan waduk dan pengelolaan waduk secara optimal. Analisis penentuan kapasitas tampungan waduk untuk irigasi, air baku domestik, industri, PLTA dan pengendalian banjir. Pengelolaan waduk dan masalahnya organisasi pemeliharaan waduk.


Teknik Lingkungan Dan Amdal

Memberikan pengetahuan dasar tentang cara membuat analisis mengenai dampak lingkungan dalam masalah-masalah keairan. Pokok Bahasan : Arti, definisi pengelolaan lingkungan, kelestarian keseimbangan lingkungan, daya dukung lingkungan, pembangunan dengan pengembanan berwawasan lingkungan. Masalah lingkungan hidup dan pencemaran di kota. Masalah lingkungan di Indonesia. Sistematik perencanaan pemanfaatan lingkungan. Aplikasi analisis dampak lingkungan dalam masalah keairan.


Teknologi Pengolahan Air Limbah

Memberikan pengetahuan profesional tentang teknologi yang digunakan dalam mengolah air limbah wilayah pemukiman dan industri sehingga dapat dengan aman dibuang kembali ke sungai.


Pengembangan Sumber Daya Air

Memberikan dasar pengetahuan tentang teknik perencanaan dan tahan Sumber daya Air pengairan (Water Resources Planning). Pokok Bahasan : Pengertian dan azas-azas perencanaan pengairan, proyek tunggal dan serba guna, Permasalahan dalam perencanaan pengairan. Tahapan perencanaan pengairan; studi pendahuluan, studi kelayakan, dan rencana pasti (definite plan). Rincian kegiatan dalam studi pendahuluan. Rincian analisis teknis dalam studi kelayakan.


Manajemen Air

Memberikan pengetahuan tentang analisis pendekatan sistem dalam pengoperasian dan pengelolaan sumber daya air, khususnya untuk keperluan irigasi, air bersih dan PLTA.


Standarisasi Pengelolaan Dan Teknologi SDA

Memberikan dasar pengetahuan tentang pengelolaan dan teknologi sumber daya air di Indonesia yang sudah terstandarisasi. Pokok Bahasan : Pengertian tentang sumber daya air serta landasan hukum tentang pengembangan sumber daya air di Indonesia. Azas-azas pengembangan, pemanfaatan, pengendalian dan pelestarian sumber daya air. Cara-cara standar dalam teknologi pengelolaan sumber daya air.


Sistem Jaringan Perpipaan

Memberikan pengetahuan profesional tentang perencanaan sistem jaringan pipa untuk penyediaan air bersih domestik, niaga, industri dan pariwisata


Analisa Numerik

Memberikan konsep dan prinsip serta prosedur numerik guna mengarahkan pola berpikir dalam penyelesaian masalah-masalah keilmuan terutama pada bidang-bidang teknik pengairan. Menumbuhkan sikap positip terhadap berpikir rasional dalam pemrograman komputer dalam penyelesaian permasalahan matematis di bidang teknik keairan. Mempersiapkan mahasiswa untuk belajar metode numerik yang umum seperti Finite Difference Method dan Finite Element Method.


Aplikasi Komputer

Memberikan pengetahuan dan ketrampilan lanjutan dalam menyusun dan mengoperasikan program komputer untuk menyelesaikan persoalan dibidang teknik keairan


Perencanaan Wilayah Dan Kota

Memberikan pengenalan tentang ruang lingkup, asal mula kota dan perkembangannya. Memahami garis besar perencanaan fungsional wilayah dan kota, antara lain fisik, tata guna lahan, prasarana, lingkungan, transportasi dan perumahan.


Pemindahan Tanah Mekanis

Memberikan pengetahuan tentang berbagai jenis, fungsi dan manfaat alat-alat besar dan pemindahan yang umum digunakan pada pekerjaan teknik sipil.


Teknik Bangunan Khusus

Memberikan dasar pengetahuan tentang bangunan jembatan, jalan raya dan pelabuhan. Memperluas wawasan pengetahuan tentang perkembangan baru dalam bangunan-bangunan perhubungan yang terkait dengan bidang-bidang keairan sebagai pembuka wawasan dalam praktek sarjana pengairan.


Hidrometeorologi

Memberikan pengetahuan tentang prinsip Iklim dan hidrologi yang berhubungan dengan pertanian (agro klimatologi) serta terjadinya perubahan iklim.


Hidrogeologi

Memberikan pengetahuan tentang prinsip geologi air tanah, bagaimana dasar pengetahuan peta-peta geologi air tanah dan bagaimana pendugaan serta pengelolaannya


Rekayasa Pelabuhan

Memberikan pengetahuan profesional tentang pelabuhan ditinjau dari segi keairan. Pokok Bahasan: Break water. Revetment dan seawall. Saluran dan turning basin. Sedimentasi dan dredging.


Teknik Konservasi Waduk

Memberikan pengetahuan tentang prinsip dan prosedur perencanaan konservasi pada waduk, bagaimana memelihara tampungan yang ada di waduk baik secara kualitas maupun kuantitasnya. Pengelolaan waduk dan masalah organisasi pemeliharaan waduk dalam rangka konservasi terhadap waduk.


✤ Sumber: Kurikulum PS Teknik Pengairan Universitas Brawijaya

Anggun Sugiarti

Beberapa mata kuliah awal aku lewati, hingga akhirnya diadakan studi lapangan menuju Bendungan Wonorejo dan Bendung Gerak Segawe Tulungagung. Aku pun bersemangat untuk mengikutinya, karena disamping kita bisa jalan-jalan, juga mengenal bangunan-bangunan air yang berhubungan dengan jurusan pengairan.

It was exciting study tour. Meskipun panasnya tulungagung disaat pagi hari menjelang siang dan diguyur air hujan ketika siang menjelang sore hari, tak juga menciutkan semangat mahasiswa pengairan untuk mempelajarinya terutama di saat menyusuri terowongan bendungan wonorejo.

...

Tugas-tugas kecil bermunculan hingga tugas besar atau akrab disebut tubes menghampiri kehidupan perkuliahan mahasiswa baru tenik pengairan yaitu Menggambar Konstruksi Bangunan air. Tubes MKBA itu merupakan tugas besar pertama yang dikerjakan di semester I.

Aku pun mengerjakan dengan senang hati meskipun kadang dilanda rasa lelah karena dikejar-kejar deadline. Tetapi memang tubes memberikan dampak positif bagi mahasiswa teknik. Hal tersebut dikarenakan ketika kita berada di proyek, kita juga mempunyai target yang harus dicapai. Dengan demikian, perlu adanya kerja sama satu sama lain sehingga proyek yang kita kerjakan selesai dengan baik dan tepat waktu.

...

Kegiatan-kegiatan kemahasiswaan mulai diadakan. Salah satu acara yang paling ditunggu adalah rangkaian kegiatan Water Day 2011. Aku pun memutuskan untuk bergabung kepanitiaan dalam acara Bersih-Bersih Brantas (BBB) sebagai anggota pendanaan.

Dengan mengikuti kegiatan tersebut, aku bisa belajar bagaimana mencari sponsor-sponsor untuk kegiatan BBB.

Selain itu, aku juga mengetahui betapa pentingnya kita sebagai mahasiswa pengairan untuk peduli terhadap lingkungan kita terutama sungai sebagai sumber daya air.


✤ Baca selengkapnya di anggunsugiarti.blogspot.com



Vita Ayu Kusuma Dewi

Nah, lalu apa saja yang dipelajari di WRE? Dasarnya adalah ilmu Teknik Sipil, karena Teknik Sipil juga memiliki program penjurusan/ keahlian/ konsentrasi Sumber Daya Air.

Sama dong dengan Teknik Sipil? Beda. Teknik Sipil melakukan penjurusan ini mulai semester 5, namun di WRE mulai semester awal sudah di fokuskan untuk Bangunan Air dan segala yang berkaitan dengan Sumber Daya Air. Jadi di WRE ini mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan perencanaan, perancangan, pelaksanaan, pengoperasian dan pemeliharaan serta pengembangan dalam kegiatan Sumber Daya Air.

...

Berarti ga belajar baja, beton, struktur dan mekanika tanah dong? Belajar! Selama proses kuliah di WRE ini banyak macamnya, belajar sipil iya, belajar pertanian iya, belajar tata kota iya, karena seluruh ilmu itu saling berkaitan.

Konstruksi beton dan baja serta struktur tetap dipelajari di WRE, praktikum mekanika tanah juga tetap ada. FYI, di WRE setiap semesternya ada tugas besar. This is the dark side of engineering.

Tugas besar ini dilaksanakan diluar jam kuliah, jadi ada asistensi. Banyak yang mengira kuliah di Teknik seperti di sinetron, berangkat, ngampus bawa tabung gambar, main, pulang. Lupakan peran di sinetron untuk memilih jurusan. Beda banget!

Bukan untuk menakut-nakuti diawal, setiap pilihan ada resiko. Anak Teknik itu berbeda, harus kuat mental, fisik dan rohaninya. Tapi selama masih bisa membagi waktu dan fokus, it’s no problem. Tenang saja selama menikmati kuliah bakal dengan sendirinya menyesuaikan diri. Tak jarang juga anak WRE sudah dapat kerja di proyek sebelum lulus. Menurut pengalaman, kuliah di WRE itu asyik, selain kuliah dalam kelas banyak juga kegiatan lapang...


✤ Baca selengkapnya di aufalatifah.blogspot.com



Dimas Simamora

Sesuai judul tulisan ini, gue bakal bahas tentang fakultas dimana gue berkuliah yaitu FTSL ITB atau Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB. Mungkin bakal muncul pertanyaan kenapa gue bahas fakultas duluan dibanding jurusan.

Alasan gue nulis tentang fakultas dulu karena (gue belum tau dapet jurusan apa wkwk) ketika kalian diterima di ITB gak langsung dapet jurusan. Sebelum dapet jurusan kalian akan melaksanakan yang namanya TPB (Tahap Persiapan Bersama) selama tahun pertama perkuliahan kalian di ITB.

Materi kuliah di TPB masih mirip sama pelajaran SMA tapi dengan level yang berbau olimpiade a.k.a lebih susah seperti fisika dasar, kalkulus, sama kimia dasar...Intinya TPB itu tujuannya untuk matrikulasi (penyetaraan) kemampuan mahasiswa ITB sebelum masuk jurusan yang mereka inginkan atau dapatkan.

Semua prodi di kampus Ganesha telah kita bahas, sekarang prodi yang bakal kita bahas adalah prodi FTSL di Jatinangor yang gak kalah kerennya. Yang pertama, ada program studi Teknik Pengelolaan Sumber Daya Air (TPSDA) dengan kode jurusan SA. Teknik Pengelolaan Sumber Daya Air adalah ilmu teknik yang mempelajari bagaimana mengelola sumber daya air agar bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan air manusia dengan menggunakan prinsip-prinsip rekayasa.

TPSDA ini termasuk prodi yang muda karena baru didirikan tahun 2013 dan mungkin baru memiliki lulusan pertamanya di tahun 2017 ini. Dahulu TPSDA ini merupakan kelompok keahlian (semacam fokus studi) dari teknik sipil yaitu teknik pengairan dan irigasi (kalau ga salah), namun pada tahun 2013 menjadi prodi baru yang lebih spesifik walaupun di teknik sipil kelompok keahlian tersebut masih ada. Dari hal tersebut, TPSDA bisa disebut sipil air nya ITB. Tidak jauh berbeda dengan teknik sipil, mayoritas mata kuliah di TPSDA adalah berbau fisika dan matematika.


✤ Baca selengkapnya di dimasimamora.blogspot.com

Sebagaimana air sangat dibutuhkan begitu juga lulusan teknik pengarian. #asik
Sarjana Prodi ini dibutuhkan oleh berbagai Instansi/Lembaga diantaranya:

  • Kementrian Pekerjaan Umum (PU) khususnya Ditjen Sumber Daya Air
  • Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan khususnya Dirjen Daerah Aliran Sungai, dan
  • Dinas PU Pengairan baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota.
  • Sektor Pertambangan khususnya Divisi Hidrologi
  • Sektor Energi khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)
  • Bidang Pendidikan dan Penelitian, dan masih banyak lagi.

Hanya di Universitas Brawijaya dan di Institut Teknologi Bandung dengan nama Teknik dan Pengelolaan Sumber Daya Air


✤ Sumber: banpt.or.id diakses 21 April 2021

⚠ DISCLAIMER: Copyright Disclaimer Under Section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for "fair use" for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational or personal use tips the balance in favor of fair use.
❉ Bagikan kepada teman dan musuhmu ❉