Ulasan Program Studi Sarjana
Biologi


ZEBRACROSS.ID - 03/05/2021

Sebelum membahas tentang Program Studi Sarjana Biologi, mari bahas sedikit lebih dalam tentang apa itu Biologi.

Biarpun sudah diajarkan ilmu ini dari Sekolah Dasar (IPA), tahukah kamu asal kata Biologi?

Bio adalah tempat untuk menaruh informasi.

"Link ada di Bio" 📌

.

.

.

🙏🙏🙏

.

.

.

Kata Biologi berasal dari bahasa Yunani yaitu bios yang berarti "kehidupan", dan logy yang berarti "ilmu" atau "pengetahuan".

Jadi Biologi adalah Ilmu tentang kehidupan.

Selain mempelajari alam dan makhluk hidup, yang tidak boleh dilupakan adalah Biologi juga mengajarkan tanggung jawab untuk mencintai, memelihara kelestarian lingkungan, dan menjaga keseimbangan alam sehingga manusia dapat memperoleh manfaatnya.

Biologi adalah Ilmu yang sangattt luasss, seluas kehidupan. Terdapat puluhan bahkan mungkin ratusan cabang dari Ilmu ini. Jika dikaitkan dengan bidang studi di Perguruan Tinggi, banyak dari cabang-cabang tersebut yang sudah berdiri menjadi Prodi tersendiri.

Mulai dari Prodi di bidang Medis (Kedokteran, Keperawatan, kedukunan, Kebidanan), Pertanian, Perikanan, Peternakan, Kehutanan, dan masih banyak lagi.

Sementara untuk Program Studi yang memang hanya fokus membahas Biologi secara keseluruhan ada dua yaitu Prodi Biologi (aja) dan Pendidikan Biologi.

Jika Pendidikan Biologi, dari namanya sudah jelas bahwa lulusannya diarahkan untuk menjadi seorang tenaga pengajar atau guru dengan gelar S.Pd.

Lalu bagaimana dengan Program Studi Sarjana Biologi (aja)?

Dikutip dari Kurikulum Prodi Biologi Universitas Indonesia Lulusan Program Studi Sarjana Biologi dipersiapkan untukmenjadi sarjana sains yang mampu melakukan penelitian, menghasilkan produk informasi dan pemikiran di bidang biologi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Biarpun diarahkan untuk menjadi seorang ilmuwan, bukan berarti lulusan Prodi Biologi hanya akan berkutat pada bidang Pendidikan dan Penelitian.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa Biologi adalah ilmu yang sangat luas.

Jadiiii, seorang yang memiliki keahlian di bidang biologi juga sangat dibutuhkan pada bidang lainnya seperti bidang kedokteran, pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan, lingkungan, dan teknologi yang biasa disebut bioteknologi, dan bidang-bidang lainya yang berhubungan dengan mahluk hidup.

.

.

.

Bagaimana? Sudah ada sedikit gambaran tentang Program Studi Biologi?

Agar gambaranmu tentang prodi ini semakin jelas, baca ulasan ini sampai tuntasss!

Semangat!

  1. Menguasai prinsip-prinsip dan konsep biologi, sumber daya hayati, lingkungan hayati, dan pengelolaan sumber daya hayati (Kemampuan Pengetahuan)
  2. Menguasai prinsip-prinsip dan konsep aplikasi biologi serta mampu menerapkannya dalam pengelolaaan dan pemanfaatan sumber daya hayati maupun lingkungannya. (Kemampuan Pengetahuan dan kemampuan kerja)
  3. Memiliki kemampuan eksplorasi potensi SDH dan Lingkungan serta mampu menyusun penelitian berdasarkan prosedural dan pendekatan biologi secara baik. yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dan kebijakan pengelolaannya. (kemampuan kerja)
  4. Menguasai aplikasi software seta kemampuan dalam menganalisis informasi dan data sehingga mampu memberikan alternatif solusi permasalahan pengelolaan SDH dan Lingkungan yang tepat. (kemampuan kerja)
  5. Memiliki kreativitas dan inovasi berbasis bidang biologi sebagai alternatif solusi terhadap permasalahan sumber daya hayati dan lingkungan. (kemampuan manajerial)
  6. Memiliki sikap perilaku yang bertanggungjawab dan profesional serta beretika dalam konteks kehidupan, serta peka terhadap kondisi lingkungan dalam mengaplikasikan konsep dan teknologi bidang biologi dalam penyelesaian masalah pengelolaan SDH dan Lingkungan. (Kemampuan Tata Nilai)

✤ Sumber: fmipa.unpad.ac.id

Pada Tahun 2019, Jumlah Perguruan Tinggi atau Kampus yang menyediakan Program Studi Sarjana Pendidikan Biologi jauh lebih banyak dibandingkan yang membuka Program Studi Sarjana Biologi (aja), yaitu 171 berbanding 93.


✤ Sumber: banpt.or.id


Dr.rer.nat. Ayu Savitri Nurinsiyah M.IL., M.Sc adalah salah satu alumni Biologi Unpad yang menjadi Ahli Taksonomi dan telah menemukan sekitar 22 Spesies Baru dari Keong-keongan. Teh Ayu, sapaan akrabnya, menempuh pendidikan hingga strata tertinggi. Saat ini, Teh Ayu bekerja di Bidang Zoologi, Pusat Penelitian Biologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.


✤ Sumber: biologi-unpad.ac.id


Program Studi Biologi Universitas Padjadjaran menjadi prodi yang paling diminati di FMIPA UNPAD. Pada 3 tahun terakhir peminatnya selalu diatas 1000 serta terus meningkat. Pada tahun 2017, Prodi Biologi memiliki 1338 peminat dengan daya tampung 72 mahasiswa sehingga menghasilkan persentase keketatan 5.38%.

✤ Sumber: ltmpt.ac.id

Aerobiologi – mempelajari partikel organik di udara


Agrikultur – mempelajari proses produksi hasil panen, dan lebih menekankan pada penerapannya


Anatomi – mempelajari bentuk, dan fungsi tumbuhan, hewan, dan organisme lain (terutama manusia)


Arachnologi – mempelajari arachnida


Astrobiologi – mempelajari evolusi, distribusi, dan masa depan kehidupan di alam semesta—juga disebut eksobiologi, eksopaleontologi, dan bioastronomi


Biofisika – mempelajari proses biologis dalam kerangka fisika, dengan menerapkan teori, dan metode yang secara tradisional digunakan dalam ilmu fisika


Biogeografi – mempelajari persebaran spesies dalam konteks keruangan, dan waktu


Bioinformatika – penggunaan teknologi informasi untuk meneliti, mengumpulkan, dan menyimpan data genomik atau data biologis lainnya


Biokimia – mempelajari reaksi kimia yang diperlukan kehidupan agar tetap berfungsi, biasanya pada tingkatan seluler


Biologi Bangunan – meneliti lingkungan hidup di dalam ruangan


Biologi Evolusioner – mempelajari asal usul, dan nenek moyang spesies


Biologi integratif – mempelajari semua organisme


Biologi kelautan (atau oseanografi biologis) – mempelajari ekosistem, tumbuhan, hewan, dan kehidupan samudra lainnya


Biologi konservasi – mempelajari pelestarian, perlindungan, dan pemulihan lingkungan alam, ekosistem alam, vegetasi, dan margasatwa


Biologi lingkungan – mempelajari dunia alam secara keseluruhan atau dalam wilayah tertentu, terutama dampak manusia terhadapnya


Biologi molekuler – mempelajari biologi, dan fungsi biologi dalam tingkatan molekuler, bertumpang tindih dengan biokimia


Biologi populasi – mempelajari sekelompok organisme, termasuk


Ekologi populasi – mempelajari dinamika, dan kepunahan populasi


Genetika populasi – mempelajari perubahan frekuensi gen dalam populasi suatu organisme


Biologi perkembangan – mempelajari proses pembentukan organisme dari zigot


Biologi sel – meneliti sel sebagai satuan yang utuh, dan interaksi molekuler, dan kimia yang terjadi di dalam sel


Biologi struktural – cabang biologi molekuler, biokimia, dan biofisika yang terkait dengan struktur molekuler makromolekul biologis


Biologi sintetis – mengintegrasi biologi dengan teknik; membuat fungsi biologis yang tidak ada di alam


Biomatematika (atau biologi matematis) – penelitian proses biologis secara kuantitatif atau matematis, dan lebih menekankan pada permodelan


Biomekanika – penelitian mekanika kehidupan yang lebih menekankan pada penerapan melalui prostetik atau ortotik. Bidang ini sering dianggap sebagai cabang kedokteran


Biomusikologi – mempelajari musik dari sudut pandang biologis


Bioteknologi – cabang biologi yang baru, dan kadang-kadang kontroversial yang mempelajari manipulasi materi hidup, termasuk modifikasi genetik, dan biologi sintetik


Botani – mempelajari tumbuhan


Ekologi – mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya


Embriologi – mempelajari perkembangan embrio (dari pembuahan hingga kelahiran)


Entomologi – mempelajari serangga


Epidemiologi – komponen penting dalam penelitian kesehatan, mempelajari faktor yang memengaruhi kesehatan suatu populasi


Epigenetik – mempelajari perubahan ekspresi gen atau fenotip seluler yang diakibatkan oleh mekanisme selain perubahan rangkaian ADN


Etologi – mempelajari perilaku hewan


Farmakologi – mempelajari persiapan, penggunaan, dan pengaruh obat-obatan


Fisiologi – mempelajari cara kerja organisme hidup serta organ-organnya


Fitopatologi – mempelajari penyakit pada tumbuhan (juga disebut patologi tumbuhan)


Genetika – mempelajari gen, dan pewarisan


Hematologi – mempelajari darah, dan organ pembentuk darah


Herpetologi – mempelajari reptil, dan amfibi


Histologi – mempelajari sel, dan jaringan, cabang mikroskopik anatomi


Iktiologi – mempelajari ikan


Kriobiologi – mempelajari pengaruh suhu yang rendah terhadap kehidupan


Limnologi – mempelajari perairan di daratan


Mamalogi – mempelajari mamalia


Mikrologi – meneliti organisme mikroskopik (mikroorganisme), dan interaksinya dengan kehidupan lainnya


Mikologi – mempelajari fungi


Neurobiologi – mempelajari sistem saraf, termasuk anatomi, fisiologi, dan patologinya


Onkologi – mempelajari proses kanker


Ornitologi – mempelajari burung


Paleontologi – mempelajari fosil, dan bukti geografis kehidupan prasejarah


Patobiologi atau patologi – meneliti penyakit, seperti penyebab, proses, ciri, dan perkembangannya


Parasitologi – mempelajari parasit, dan parasitisme


Penelitian biomedis – meneliti tubuh manusia yang sehat, dan sakit


Psikobiologi – mempelajari dasar psikologi secara biologis


Sosiobiologi – mempelajari dasar sosiologi secara biologis


Teknik biologis – mempelajari biologi dari sudut pandang teknik, dan lebih menekankan pada pengetahuan terapan. Bidang ini terkait dengan bioteknologi


Virologi – mempelajari virus, dan agen yang seperti virus


Zoologi – mempelajari hewan, termasuk klasifikasi, fisiologi, perkembangan, dan perilaku (cabang meliputi entomologi, etologi, herpetologi, iktiologi, mamalogi, dan ornitologi)


✤ Sumber: biologyonline.com

Biologi Umum

Mata kuliah Biologi Umum mendiskusikan secara umum peran penting Biologi dalam membangun sudut pandang dan wawasan, serta memberikan gambaran perkembangan Biologi mengikuti kemajuan IPTEK saat ini. Pencapaian pemahaman tersebut dilakukan dengan menyampaikan contoh-contoh konkrit hasil karya penelitian dan teknologi pengampu.


Struktur Dan Perkembangan Tumbuhan

Membahas tentang struktur luar organ vegetatif dan reproduksi tumbuhan secara makroskopis serta struktur, fungsi dan perkembangan organ-organ vegetatif dan reproduksi tumbuhan berbiji secara mikroskopis.


Praktikum Struktur Dan Perkembangan Tumbuhan

Membahas tentang kajian struktur luar organ vegetatif dan reproduksi tumbuhan secara makroskopis serta struktur, fungsi dan perkembangan organ-organ vegetatif dan reproduksi tumbuhan berbiji secara mikroskopis.


Sistematika Tumbuhan

Mata kuliah ini membahas tentang prinsip/konsep sistematika tumbuhan, mengenal ciri-ciri pembeda pada golongan tumbuhan dan mengenal anggotaanggota dari masing-masing golongan tersebut.


Sistematika Hewan

Matakuliah ini memberikan dasar pengetahuan dan pengertian mengenai sistematika hewan (mulai dari Protozoa sampai Chordata) melalui pembahasan tentang: Evolusi hewan, hubungan kekerabatan secara filogenetik, klasifikasi invertebrata dan vertebrata, serta mempelajari ciriciri umum dan khusus dalam klasifikasi invertebrata dan vertebrata.


Histologi Hewan

Pada mata kuliah ini akan disampaikan bermacam-macam jenis serta ciri-ciri jaringan dasar yang meliputi jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan otot dan jaringan saraf. Struktur dan fungsi dari berbagai macam sistem organ seperti: sistem integumen dengan derivatnya, sistem rangka, pencernaan, respirasi, peredaran darah dan limfe, ekskresi, reproduksi, syaraf, organ indera dan endokrin.


Biostatistika

Menjelaskan dan membahas analisis statistik deskriptif dan inferensial dalam bidang Biologi. Menentukan uji beda dan uji korelasi yang tepat untuk analisis data di bidang Biologi baik yang bersifat parametrik maupun non parametrik. Mengolah data dengan paket program statistika di PC.


Anatomi-Fisiologi Hewan

Menjelaskan dan membahas tentang struktur dan fungsi suatu organ pada hewan dan dapat menjelaskan mekanisme kerja pada sistem homeostasis pada hewan.


Biokimia Dan Instrumentasi

Menjelaskan dan menganalisis sifat-sifat fisik dan kimia senyawa senyawa biomolekul dan metabolismenya, mekanisme kerja enzim, kinetika serta faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas enzim. Instrumentasi difokuskan pada penggunaan dan pemeliharaan peralatan penelitian di laboratorium


Biologi Sel

Menjelaskan dan membahas tentang sel sebagai model eksperimen, mekanisme aktivitas sel secara seluler dan molekuler.


Ekologi

Menjelaskan dan membahas pengertian dan ruang lingkup Ekologi mulai dari tingkat organisasi Populasi hingga Ekosistem. Mendeskripsikan dan menganalisis karakteristik populasi, komunitas, interaksi antarpopulasi, faktor abiotik, interaksi di antara faktor biotik dan faktor abiotik, rantai dan jaring-jaring makanan, ekosistem dan aliran energi


Mikrobiologi Umum

Mikroorganisme tersebar luas di alam dan memainkan peran sangat penting di lingkungan/ ekosistem. Untuk memahami peran mikrobia dalam kehidupan manusia dan organisme lainnya serta di ekosistem tersebut, harus mengenal biodiversitas mikrobia dengan ciri dan karakteristiknya serta memahami metabolisme, genetika dan pertumbuhannya sehingga mikrobia dapat dikembangkan untuk berbagai tujuan yang bermanfaat bagi kehidupan manusia dan pelestarian lingkungan.


Fisiologi Tumbuhan

Membahas tentang hubungan antara struktur, proses dan fungsi pada tumbuhan. Setelah menempuh mata kuliah Fisiologi Tumbuhan, mahasiswa mampu menjelaskan bagaimana tanaman: menggunakan energi matahari untuk mengasimilasi karbon, mendapatkan energi, merespon terhadap lingkungannya, memperoleh dan mendistribusikan nutrien dan air, bereaksi terhadap stres, serta tumbuh dan berkembang. Mahasiswa mampu menganalisis performa tanaman di lapang berdasarkan kondisi fisiologinya.


Konservasi Biodiversitas

Menjelaskan dan membahas paradigma baru konservasi biodiversitas dan teknik analisis biodiversitas yang meliputi: Analisis keanekaragaman spesies secara kualitatif dan kuantitatif (tak langsung, sensus dan sampling) dan biodiversity mapping. keanekaragaman genetik pada tingkat molekuler dan dampak aktivitas manusia. Menjelaskan strategi konservasi dan peran organisasi internasional.


Genetika

Menjelaskan dan membahas tentang materi dan dasar-dasar pewarisan sifat, kromosom dan materi genetik, perubahan materi pewarisan sifat dan pengaruhnya dalam ekspresi gen dan pewarisan sifat dan keseimbangan genetik dalam populasi. Setelah menempuh mata kuliah Genetika, mahasiswa mampu menjelaskan dan menganalisis materi dan dasar-dasar pewarisan sifat, perubahan materi pewarisan sifat dan pengaruhnya serta pewarisan sifat dan keseimbangan genetik dalam populasi.


Biologi Molekuler

Eukariotik. Sintesis protein (ekspresi gen): proses transkripsi dan translasi dan pengontrolan ekspresi gen secara molekuler pada Prokariotik dan Eukariotik. Mekanisme Replikasi DNA dan ensim ensim yang berperan: Mekanisme Homologous Recombinan, dan Site specific recombination and transposition. Gene Regulation Mechanism: Reg. sequence in protein coding gene & cascade signaling pathway for controlling gene activity.


Rancangan Penelitian Biologi

Penjelasan prinsip dasar dan macam rancangan penelitian, rancangan percobaan, pengujian hipotesis, rancangan perlakuan, rancangan penentuan sampling dan besar sampel. Setelah menempuh mata kuliah ini, mahasiswa dapat memiliki ketrampilan merencanakan penelitian di bidang Biologi berdasarkan kaidah metodologi penelitian.


Metode Penelitian Hayati Dan Penulisan Ilmiah

Matakuliah yang wajib diikuti oleh mahasiswa semester enam ini terdiri dari dua bagian yaitu metode penelitian hayati dan penulisan ilmiah. Matakuliah ini membekali mahasiswa dalam mempersiapkan tugas akhir skripsi baik dalam penyusunan dan seminar proposal, pelaksanaan penelitian, seminar hasil penelitian dan penyusunan skripsi tugas akhir serta publikasi hasil penelitian baik di forum seminar maupun jurnal ilmiah.


Embriologi Hewan

Pada mata kuliah akan disampaikan pengertian tentang prinsip perkembangan embrio pada hewan vertebrata. Pembentukan gamet atau gametogenesis yang meliputi spermatogenesis dan oogenesis. Fertilisasi yang meliputi perubahan yang terjadi pada spermatozoa maupun sel telur pada saat terjadinya fertilisasi dan sesaat setelah fertilisasi.


Mikroteknik

Membahas tentang pembuatan preparat biologi dari jaringan tumbuhan dan hewan secara non-permanen (preparat segar), semi permane (whole mount, squash) dan permanen (paraffin). Setelah menempuh mata kuliah Mikroteknik, mahasiswa mampu menjelaskan dan mengaplikasikannya metode-metode pembuatan preparat biologi dari jaringan tumbuhan dan hewan


Evolusi

Menjelaskan dan membahas pengertian evolusi, teori-teori evolusi dan perkembangannya. Setelah menempuh mata kuliah Evolusi, mahasiswa mampu menjelaskan dan memberi contoh konsep dasar dan perkembangan Teori Evolusi, kaitan antara diversitas-seleksi alam adaptasi- spesiasi, variasi genetik sebagai bahan dasar evolusi. Memperoleh pandangan komprehesif perubahan sistem kehidupan dan memanfaatkannya untuk membangun pengertian dan pemahaman bagi pandangan hidupnya.


Etnobotani

Menjelaskan tentang etnobotani meliputi potensi dan peluang serta pemanfaatan tanaman bagi kesejahteraan manusia. Setelah menempuh mata kuliah Etnobotani, mahasiswa mampu menjelaskan dan menganalisis prinsip-prinsip dalam etnobotani dan metodologi penelitian etnobotani serta terampil mengidentifikasi tumbuhan yang bernilai ekonomis, medik, kultural dan konservasi lingkungan bagi kesejahteraan manusia.


Kultur Jaringan Tumbuhan

Menjelaskan sejarah perkembangan teknik kultur jaringan tumbuhan, konsep, dasar-dasar ternik kultur jaringan dan media kultur jaringan tumbuhan serta faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan secara in vitro. Menjelaskan tentang tipe-tipe kultur jaringan tumbuhan dan aplikasinya dalam pengembangan tanaman.


Fitohormon

Menjelaskan tentang jenis, karakter, peran dan metabolisme hormon tumbuhan serta aplikasinya dalam bidang biologi dan pertanian. Setelah menempuh mata kuliah Fitohormon, mahasiswa mampu memahami tentang jenis, struktur dan peran hormon tumbuhan, dan mampu mengaplikasikan hormon dalam bidang biologi dan pertanian.


Tanaman Obat

Menjelaskan tentang tanaman-tanaman yang berpotensi sebagai sumber obat, interaksi senyawa aktif didalam sel, potensi dan peluang pemanfaatnya. Setelah menempuh mata kuliah Tanaman Obat, mahasiswa mampu menjelaskan macammacam tanaman obat, pemanfaatannya dan aspek fisiologis dalam tubuh manusia.


Teknik Identifikasi Tumbuhan

Mata kuliah teknik identifikasi tumbuhan berbiji membekali mahasiswa yang memiliki minat dalam kajian eksplorasi dan penyidik sumber daya alam, agar terampil menentukan nama suatu tumbuhan berdasarkan ciri-ciri yang ada. Mata kuliah ini terdiri dari 1 (dua) sks kuliah dan 2 (dua) sks praktikum.


Ekowisata

Mata kuliah ini mendiskusikan kaidah ekowisata dan teknik merancang, mengaplikasikan rencana kegiatan ekowisata beserta evaluasinya. Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa akan dapat memahami kaidah-kaidah ekowisata dan dapat menyusun konsep pemanfaatan biodiversitas secara berkelanjutan dengan menggunakan ekowisata sebagai pendekatan utama.


Radiasi Biologi

Menjelaskan efek radiasi dan pemanfaatannya untuk diagnosa dan terapi. Sesudah mengikuti kuliah ini, mahasiswa mampu menjelaskan efek radiasi secara biofisik, biokimia, maupun pada tingkat molekuler, seluler dan organisme.


Genetika Populasi

Mata kuliah ini merupakan pengantar umum tentang genetika populasi empiris dan teoritis yang membahas tentang kekuatan utama dan proses yang terlibat dalam membentuk variasi genetik dan proses evolusi pada populasi alami (mutasi, drift, seleksi, migrasi, rekombinasi, pola kawin, ukuran populasi dan subdivisi dari populasi), dan metode pengukuran variasi genetik di alam. Memahami pembentukan variasi genetik inter dan intra populasi sebagai bagian dari strategi konservasi dan manajemen terapi kelainan genetik berdasarkan pada analisis populasi molekuler.


Kultur Jaringan Dan Sel Hewan

Pada matakuliah ini akan disampaikan sejarah dan perkembangan kultur sel dan jaringan hewan, meliputi penemuan dan cara paling sederhana yang pernah dilakukan di dalam kultur sel hewan. Pada kuliah ini akan dijelaskan penggunaan peralatan yang diperlukan dalam laboratorium kultur sel hewan, baik yang utama maupun peralatan yang digunakan sebagai pendukung dan dijelaskan pula bagaimana sel itu bisa hidup dalam kondisi in vitro, kultur primer, sumber sel dan cara perawatannya, cell line dan cara perawatannya.


Ornitologi

Mata kuliah ini menjelaskan tentang struktur dan fungsi, reproduksi, perilaku dan konservasi burung. Sesudah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa mampu memahami dan dapat menjelaskan struktur dan fungsi, reproduksi, perilaku dan konservasi burung.


Pengendalian Hayati

Pengendalian hayati merupakan salah satu aplikasi dari ekologi sehingga way of thinking dari ekologi sangat kental dalam mata kuliah ini. Mahasiswa diharapkan dapat memahami teori dan stabilitas ekosisitem dan mampu mengupayakan untuk kestabilan tersebut dengan berbagai cara/metode yang ada. Untuk itu manipulasi jumlah/populasi organisme penyusun ekosistem serta habitat harus dilakukan.


Manajemen Ekosistem Perairan

Kuliah ini meliputi teori dan pendekatan aplikasi lapang pada bidang Ekologi Perairan, termasuk aplikasi dari penelitian dalam rangka konservasi ekosistem perairan. Setelah menempuh mata kuliah ini, mahasiswa mampu menjelaskan perbedaan karakter fisik, kimia, dan biologi di antara ekosistem perairan yang ada serta menjabarkan hubungan antara sifat-sifat tersebut; mempunyai wawasan untuk melakukan pengelolaan terhadap ekosistem perairan serta mempunyai kemampuan untuk melakukan penelitian di bidang manajemen ekosistem perairan.


Mikrobiologi Pangan

Mata kuliah Mikrobiologi Pangan berisi pokok-pokok bahasan yang diawali dengan aspek-aspek mikrobiologi pangan yang meliputi pembahasan tentang ekologi mikroorganisme dalam bahan pangan; faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan daya tahan mikroorganisme dalam bahan pangan; kerusakan bahan pangan; penyakit yang ditularkan melalui bahan pangan (food-borne diseases); mikroorganisme penting yang berperan dalam produk fermentasi pangan, pengawetan bahan pangan; karakteristik probiotik; dan metode analisa mikroorganisme dalam bahan pangan.


Virologi

Matakuliah Virologi terdiri atas 2 sks kuliah. Materi utama matakuliah meliputi sejarah penemuan virus, Sistematika dan evolusi virus, Struktur dan Replikasi virus, Metode isolasi dan pembiakan virus, Diagnosis dan serologi virus, uji infektivitas virus, virus bakteri, serangga, tanaman dan manusia, serta konsep imunitas dan vaksin virus.


Mikrobiologi Kedokteran

Matakuliah Mikrobiologi Kedokteran terdiri atas 3 sks (2 sks kuliah dan 1 sks praktikum). Materi utama matakuliah mempelajari mekanisme patogenesis mikrobial dan respon imun inang.


Mikrobiologi Lingkungan

Disiplin Mikrobiologi Lingkungan mulai berkembang pada awal tahun 1960an karena meningkatnya spesialisasi yang dipusatkan pada lingkungan. Pada era saat ini banyak muncul permasalahan lingkungan dan potensi pemecahannya berkaitan erat dan bertumpu pada peran komponen mikrobia di ekosistem global. Oleh karena itu penerapan matakuliah Mikrobiologi Lingkungan guna membekali dan meningkatkan kompetensi mahasiswa terkait dengan peranan, kemampuan, dan teknik-teknik pemanfaatan mikrobia dalam mengatasi permasalahan untuk peningkatan kualitas lingkungan.


Diversitas Mikroba

Mata kuliah Diversitas Mikroba berisi pokok-pokok bahasan yang diawali dengan aspek-aspek diversitas mikroba yang meliputi pembahasan tentang evolusi mikroba, klasifikasi dan konsep spesies mikroba prokariotik dan eukariotik, peranan mikroba dalam ekosistem, eksplorasi mikroba dengan pendekatan molekuler, diversitas mikroba pada lingkungan ekstrim dan bioprospek diversitas mikroba bagi manusia dan lingkungan.


Imunologi

Menjelaskan dan membahas tentang sistem imunitas dan sel-sel imunokompeten, mekanisme patologis yang melibatkan sistem imun serta aplikasi sistem imun dalam bidang reproduksi. Setelah menempuh mata kuliah Imunologi, mahasiswa mampu menjelaskan dan menganalisis dasar-dasar sistem dan respon imunologis


Genetika Manusia

Menjelaskan pola-pola pewarisan genetik yang berkaitan dengan penyakit pada manusia. Sesudah mengikuti kuliah ini mahasiswa dapat menerangkan perbedaan pola pewarisan penyakit pada manusia


Bioentrepreneur

Mata kuliah ini membahas konsep terkait implementasi praktis dari dasar-dasar keilmuan dan pemikiran biologi sebagai basis pengembangan kewirausahaan. Cakupan biologi yang luas dalam memperlajari karaketristik dasar kehidupan, sistem-sistem kehidupan, lingungan sekitar dan konservasi sumberdya alam akan membuka cakrawala luas bagi peningkatan peran biologi dalam konservasi sumberdya lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.


Bioteknologi Tanaman

Menjelaskan tentang pengertian dasar, prinsip, teknik dan aplikasi bioteknologi tanaman. Memberikan pemahamanan pada mahasiswa tentang penggunaan makhluk hidup pada proses rekayasa/teknologi untuk menghasilkan produk tanaman yang bermanfaat.


Biologi Reproduksi Tumbuhan

Membahas tentang reproduksi pada tumbuhan Thallophyta, Bryophyta, Pteridophyta, dan Spermatophyta Setelah menempuh mata kuliah Biologi Reproduksi Tumbuhan, mahasiswa mampu menjelaskan reproduksi pada tumbuhan Thallophyta, Bryophyta, Pteridophyta dan Spermatophyta.


Biologi Tanaman Hortikultura

Pengenalan prinsip dan praktek dalam pengembangan, produksi dan penggunaan tanaman hortikultura (buah-buahan, sayuran, rumah kaca, rumput, pembibitan, bunga dan lanskap). Termasuk klasifikasi, struktur, pertumbuhan dan perkembangan, dan pengaruh lingkungan pada tanaman hortikultura: teknologi hortikultura: dan pengenalan industri hortikultura.


Teknik Analisis Biologi Molekuler

Melakukan observasi dan menganalisis molekul dengan teknik analisis biologi molekuler diberikan dalam bentuk praktikum dan kuliah. Materi yang diberikan adalah teknik-teknik dasar biologi molekuler seperti isolasi DNA dan protein, manipulasi gen, PCR, RFLP, teknik pembuatan rekombinan DNA, sequencing, elektroforesis dan imunohistokimia, western blotting.


Sidik Jari Molekuler

Mata kuliah ini menganalisis sidik jari molekuler, DNA typing, identifikasi biomarker molekuler, pembacaan dan interpretasi informasi genetic pada berbagai organisme tingkat rendah sampai tinggi Mahasiswa mampu memahami dan menganalisis sidik jari molekuler, DNA typing, identifikasi biomarker molekuler, pembacaan dan interpretasi informasi genetic pada berbagai organisme tingkat rendah sampai tinggi


Ichtiologi

Mata kuliah ini menjelaskan tentang struktur dan fungsi, perkembangan, teknologi reproduksi, perilaku dan ekologi ikan. Sesudah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa mampu memahami dan dapat menjelaskan struktur dan fungsi, perkembangan, teknologi reproduks, perilaku dan ekologi ikan.


Herpetologi

Mata kuliah ini menjelaskan struktur, fungsi, toksikologi, perilaku, ekologi, sistematik serta manfaat ekonomik hewan amfibi dan reptil. Sesudah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa mampu memahami dan dapat menjelaskan struktur, fungsi, toksikologi, perilaku, ekologi, sistematik serta manfaat ekonomik hewan amfibi dan reptil.


Ekotoksikologi

Mata kuliah ini membahas secara teoritis dan praktis tentang ilmu Ekotoksikologi, termasuk aplikasi alat dan prosedur yang digunakan untuk penelitian berkaitan dengan ilmu Ekotoksikologi dalam rangka evaluasi kualitas lingkungan melalui uji toksisitas


Histopatologi

Menjelaskan tentang ciri-ciri mikroskopik dari jaringan atau organ yang mengalami patologis. Sesudah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa mampu mendeskripsikan kondisi histopatologi pada berbagai organ dan jaringan.


Ekologi Komputasi

Mata kuliah ini menjelaskan mengenai ekologi komputasi dengan pendekatan pengalaman belajar melalui problem based learning; struktur, tipe, analisis dan komputasi data; Pemodelan dan simulasi pada saat ini menjadi kecenderungan baru di bidang ekologi, yang salah satu aplikasinya adalah untuk mengatasi keterbatasan objek uji, bahan lokasi dan resiko bagi pelaku penelitian. Penggunaan komputer juga sangat membantu dalam pengelolaan data dalam jumlah yang sangat besar dengan menggabungkan komputasi dan menejemen database.


Ekologi Sosial

Menjelaskan pengertian dasar ekologi sosial yang meliputi: nilai-nilai sosial, tradisi dan pranata sosial dalam masyarakat. Menekankan studi tentang faktor-faktor sosial yang menyebabkan permasalahan lingkungan, dampak masyarakat terhadap lingkungan dan merumuskan pemecahan terhadap permasalahan tersebut. Mempelajari tentang prosesproses sosial yang terkait pemasalahan lingkungan aktual. Metode pendekatan pada masyarakat untuk memecahkan permasalahan lingkungan.


Mikrobiologi Industri

Adapun lingkup mikrobiologi industri meliputi pembahasan tentang pengembangan mikroorganisme untuk industri; pengembangan teknologi fermentasi; pengawasan kualitas produk industri secara mikrobiologi; dan produksi metabolit primer dan sekunder mikroorganisme.


Mikrobiologi Pertanian

Mata kuliah Mikrobiologi Pertanian terdiri atas 3 sks (2 sks kuliah dan 1 sks praktikum). Materi utama matakuliah mempelajari dinamika komunitas mikroorganisme di habitat tanah, daur biogeokimiawi, serta peran mikroorganisme bagi tanaman dan ternak.


Bioremediasi

Mata kuliah ini terdiri atas 3 sks (2 sks kuliah dan 1 sks praktikum). Materi utama matakuliah mempelajari prinsip dasar metabolisme degradasi senyawa toksik serta teknologi bioremediasi untuk peningkatan kualitas ekosistem tercemar limbah.


Pengantar Biofisika

Menjelaskan dan membahas listrik dan magnet dalam bidang Biologi (jantung dan organ lainnya). Menjelaskan dan membahas konsep panas. Termodinamika. Biologi sistem sensor (telinga, mata, syaraf, komunikasi pada serangga, dll.). Menjelaskan dan membahas Biolistrik pada sel dan organ. Sistem transport pada makhluk hidup. Menjelaskan dan membahas konversi energi pada transport membran. Menjelaskan dan membahas konversi energi dalam tinjauan Biologi Lingkungan. Radioaktivitas (radiasi, sistem perunut, dll).


Teknologi Vaksin

Setelah menempuh mata kuliah teknologi vaksin, mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan prinsip dasar pembuatan vaksin.


Bioinformatika

Menjelaskan, memahami, dan mempraktekkan teknik analisis Bioinformatika sebagai cabang ilmu yang bertujuan penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis, termasuk. penerapan metode-metode informatika (in silico) untuk memecahkan masalah-masalah biologi, terutama dengan menggunakan sekuens DNA dan asam amino serta informasi yang berkaitan dengannya serta interaksi antar molekul.


Biologi Kanker

Menguraikan mekanisme pertumbuhan, komunikasi dan sifat-sifat dasar sel kanker melalui pendekatan biologi molekuler, serta perkembangan teknologi dalam pencegahan dan terapi kanker Membekali pengetahuan mahasiswa dalam memahami fenomena sel kanker dan strategi pencegahan dan pengembangan terapinya


Saintifikasi Jamu

Menjelaskan cara uji klinik yang baik (CUKB) atau good clinical practices (GCP) terutama untuk penelitian jamu Sesudah mengikuti kuliah ini, mahasiswa mampu menjelaskan metodologi penelitian jamu yang berbasis pada pelayanan masyarakat.


Parasitologi

Membahas konsep dasar dan terminologi parasit, vektor, host serta keterkaitan diantaranya; membahas diversitas helmin dan protozoa yang menyebabkan penyakit pada manusia; aspek biologi dari parasitism dan penyakit parasit. Sesudah mengikuti kuliah ini, mahasiswa mampu menjelaskan peran parasit pada Kesehatan manusia, respon host terhadap parasit, serta siklus hidup parasit.


Teknik Mikroskopi

Menjelaskan prinsip optik yang mendasari terbentuknya image pada mikroskop cahaya, mikroskop fluoresen dan confocal, serta mikroskop elektron. Sesudah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar mikroskopi berdasarkan sistem kontras, sumber cahaya, serta aplikasinya.


✤ Sumber: Kurikulum PS Biologi Universitas Brawijaya

Putra Mahanaim Tampubolon

...langsung muncul di pikiran kita tuh binatang, tumbuhan, ngafalin nama spesies, dan segudang hal-hal yang susah dan harus dihafal kan?

Hahaha, biologi gak seperti itu kok ternyata...Jadi, singkatnya, cuma di biologi kita bisa mengupas rahasia kehidupan.

Apakah biologi adalah jurusan rendahan? Well, kalau menurutmu mempelajari SEMUA materi kedokteran dalam satu semester adalah rendahan, ya terserah kamu :)

Perbedaan mendasar antara biologis dan dokter adalah, dokter menerapkan ilmu-ilmu biologi dengan pendekatan intrapersonal, sementara biologis terus berinovasi dan mengembangkan ilmu-ilmu kehidupan yang mana ilmu kesehatan termasuk di dalamnya.

...Buat saya, biologi tidak gampang apalagi gampangan, tapi mau gimana lagi, udah cinta sama kehidupan dan seluruh rahasia yang ada di dalamnya.


✤ Baca selengkapnya di ptrmtb.blogspot.com


Amalia Nina Purwari

...Jurusan ini lebih cocok bagi para peneliti dan pakar-pakar baik mengenai tumbuhan, hewan dan mikroorganisme...

Jikalau telah terjun ke jurusan ini, harus terbiasa bermain dengan bermacam mikroskop, alat-alat pengukut faktor lingkungan dan alat-alat di laboratorium. Bagi yang suka jalan-jalan ke hutan atau ekosistem lain seperti gua, bukit, rawa, hutan bakau, maka menyelamlah ke jurusan ini...

Tak sedikit teman saya yang satu per satu hengkang dari jurusan ini karena gak betah. Gak tahan, katanya. Jadi pindah ke jurusan lain. Bagiku, setiap jurusan itu ada susah dan ada mudahnya, tergantung dengan individu yang menjalani saja. Kesannya menyeramkan ya masuk jurusan ini? Tapi jangan takut, kan kalau kita suka pasti tak kan menyerah.

...

Setelah saya menyentuh jurusan ini, saya ketagihan, karena bisa melihat apa yang selama ini belum dilihat, mempelajari bagian yang tak kasat mata, membedah bagian tumbuhan dan hewan, menggambar semirip dan sebagus mungkin di laporan, melatih kemampuan dalam menulis dan merangkai kata (terutama kalimat-kalimat ilmiah), mengkaji kebiasaan, tingkah laku, cara reproduksi, cara mencari makan dan keunikan berbagai makhluk hidup, membahas masa lalu dan menebak masa depan...


✤ Baca selengkapnya di seotodidak.com


Pascalina Raras

...biologi itu kebanyakan jurusan “sedapetnya”. Kenapa aku bilang begitu? Menurut survei aku ke temen-temen, kebanyakan dari mereka awalnya memilih jurusan lain yang menggunakan ilmu biologi terapan. Misalnya kesehatan masyarakat, ilmu gizi, bahkan kedokteran. Aku juga begitu, pengen kedokteran sama ilmu gizi. Tapi untuk yang kedokteran, sebisa mungkin sadar kemampuannya sampai mana, jangan sampai maksain masuk kedokteran tapi nggak bisa masuk...

Soal tugas yang kelihatannya banyak, bisa dibilang iyaaaa, bisa dibilang enggak. Menurut aku sebenernya sih tugasnya wajar-wajar aja dikasih, yang bikin keliatan banyak itu karena revisi laporan...Bikin laporan itu gampang-gampang susah, temen-temen. Sehari dua hari bisa jadi, revisinya yang makan waktu...dan revisinya bisa sampai 2 bahkan 3 kali...tapi toh kita bisa aja nggak usah ngerjain. Ya tapi nilai seadanya karena koreksian pasti banyak banget. Makanya mahasiswa biologi memilih untuk revisi berkali-kali biar nilai mereka maksimal, karena mahasiswa biologi ngejar cumlaude. Malu kalau scientist nggak pinter...

Banyak banget keseruan jadi mahasiswa biologi, kuliah teori maupun praktikum bener-bener bisa di nikmati...buat kalian yang mau masuk jurusan biologi atau bahkan yang udah masuk jurusan biologi, jangan ragu-ragu, asyik kok, lapangan pekerjaan lebih banyak, dan sewaktu kalian masih jadi mahasiswa ini biasanya kalian diminta kerjasama sama pemerintah di bidang konservasi.

Sebisa mungkin manage waktu kalian. Cicil tugas sedikit demi sedikit kalau ada waktu luang, biar kalau ada tugas laporan atau revisi selanjutnya jadi nggak keteteran.


✤ Baca selengkapnya di pascalinararas.blogspot.com

Instansi Pemerintah: seperti Departemen Pertanian, Departemen Kehutanan, Departemen Kesehatan, Departemen Kelautan & Perikanan, atau Kementerian Lingkungan Hidup di tingkat pusat maupun daerah.


Industri yang berkaitan dengan bahan makanan, obat-obatan, pertambangan dan lain-lain (mis. Kimia Farma, ARCO, PT Freeport, Caltex, KPC, Nestle, Indofood, Unilever, Indofood, Ultrajaya, Garuda Food).


Lembaga Penelitian yang berkaitan dengan pertanian, kesehatan, kehutanan, teknik rekayasa dan lain-lain (mis. LIPI, BPPT, Eijkman Institute, Biofarma, RSHS, US Namru, CIFOR).


Lembaga Pendidikan sebagai dosen atau guru (mis. PTN, PTS, berbagai tingkatan sekolah)


Wiraswasta, misalnya sebagai pengusaha jamur, pengusaha pakan ternak, pengusaha bahan olahan mikroorganisme (yogurt, keju), pembenihan tanaman, konsultan lingkungan, dll.


Organisasi Non-Pemerintah atau Lembaga Swadaya Masyarakat dalam berbagai bidang kegiatan (mis. WWF, Flora Fauna International, Walhi, YPBB, Indecon).


✤ Sumber: itb.ac.id

Akreditasi A/Unggul Akreditasi B/Baik Sekali Akreditasi C/Baik
Sumber: BANPT - 25/04/2021

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, biologi memiliki cakpan yang luas. Maka dari itu untuk memberikan keahlian yang lebih spesifik pada lulusannya, biasanya prodi akan menawarkan peminatan atau kosentrasi.

Sebagai contoh di Universitas Indonesia menyediakan 7 peminatan yaitu:

  • Taksonomi;
  • Fisologi;
  • Ekologi;
  • Mikrobiologi;
  • Genetika;
  • Biologi Perkembangan dan molekuler;
  • Biologi Kelautan

Sementara di Universitas Brawijaya hanya menawarkan 5 Peminatan yaitu:

  • Tumbuhan;
  • Hewan;
  • Ekologi;
  • Mikrobiologi;
  • Biomedik.

Kok beda-beda?

Memang begitu esmiralda, setiap kampus memiliki kebijakan dan kurikulumnya masing-masing.

Di ITB misalnya, jika di Kampus kebanyakan, kamu bisa langsung memilih Prodi dari awal, di ITB calon mahasiswa hanya bisa memilih Sekolah atau Fakultas. Baru pada semester 3, Mahasiswa akan ‘dijerumuskan’ ke dalam prodi.

Di ITB, Prodi Biologi berada di bawah Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) bersama Prodi Sarjana lainya yaitu:

  • Mikrobiologi
  • Rekayasa Hayati
  • Rekayasa Pertanian
  • Rekayasa Kehutanan
  • Teknologi Pasca Panen

Jadi, ada kemungkinan kamu gak masuk Prodi yang sesuai dengan rencana awalmu.


Pesan yang perlu diingat adalah:

Sebelum kamu memilih kampus, tidak ada salahnya untuk mengenal lebih dalam seluk beluk suatu kampus, mulai dari Akreditasi, Kurikulum, Fasilitas, Jaringan Alumni, Harga Otufit Mahasiswanya, dan informasi lainnya. Oke?


Tapi biarpun sedikit berbeda saat kuliah, pada akhirnya lulusan Prodi ini akan menyandang gelar yang sama, yaitu Gelar Sarjana Sains (S.Si) Biologi dan memiliki kompetensi umum yang kurang lebih sama.

⚠ DISCLAIMER: Copyright Disclaimer Under Section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for "fair use" for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational or personal use tips the balance in favor of fair use.
❉ Bagikan kepada teman dan musuhmu ❉